SketsaNusantara.id - Gelar doktor yang diraih Bahlil Lahadalia dari Universitas Indonesia menjadi sorotan publik terutama pengguna mendia sosial X.
Pasalnya, Bahlil Lahadalia meraih gelar tersebut hanya dalam waktu kurang dari 2 tahun.
Di saat yang bersamaan, ia juga masih tercatat sebagai menteri di kabinet Presiden Joko Widodo.
Publik pun dibuat penasaran bagaimana Bahlil Lahadalia bisa menjalani kesibukan sebagai menteri, kader partai politik dan mahasiswa doktoral.
Kontrovesi gelar S3 Bahlil Lahadalia ini juga melahirkan rasa penasaran terkait riwayat pendidikan Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Mineral (ESDM) sekaligus Ketua umum Partai Golkar tersebut.
Apalagi, tim penguji yang terdiri dari sejumlah guru besar UI memberikan gelar doktor dengan predikat cumlaude pada Bahlil Lahadalia.
Lantas, seperti apa perjalanan Bahlil Lahadalia hingga bisa meraih gelar S3 hanya dalam waktu 18 bulan?
Bahlil Lahadalia merupakan pengusaha sekaligus politisi yang lahir di Maluku pada tahun 1976.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Universitas Hasanuddin, Bahlil Lahadalia mengenyam pendidikan sekolah dasar di SDN 1 Seram Timur dan SMPN 1 Seram Timur.
Selanjutnya, ia pindah ke Fakfak dan melanjutkan sekolah di SMA Yapis Fakfak.