“Seharusnya setelah kami sepakat mendukung, ada komunikasi lanjutan. Tentu beberapa konsep yang sudah kami susun menjadi bagian dari bahan kampanye. Kalau memang terpilih, program-program tersebut harus dijalankan. Tapi Gus Sentot tidak responsif terkait hal itu,” terangnya.
Baca Juga: Pilkada 2024, KPU Kabupaten Jombang Butuh 13.594 Anggota KPPS
Menurutnya, ada perubahan mendasar yang harus dilaksanakan di Kabupaten Jombang. Dia mencontohkan, potensi kali brantas sangat prospek untuk mengembangkan perekonomian rakyat sekitar melalui pembangunan pariwisata.
“Kita sudah konsepkan lengkap. Perubahan mendasar tersebut yang bisa melakukan adalah kepala daerah. Namun, nyatanya kita hanya dimanfaatkan sebatas untuk mencari dukungan agar Paslon 01 menang,” katanya.
Kholiq menyebut, suara sah PBB Jombang pada pemilu terakhir adalah 1.873. “Yang perlu dipahami oleh tim Paslon, bahwa dukungan kami tidak sekedar elektoral 1.873 suara. Tetapi, juga soal poin-poin penting Jombang maju itu bagaimana. Maka, perlu sharing. Bila kolaborasi saja sulit apa yang bisa diharapkan bagi publik,” pungkasnya.
Hal senada juga disayangkan oleh Ketua Partai Buruh Jombang Budiono. Ia sangat kecewa lambang partainya dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye paslon 01 Mundjidah Sumrambah.
Budiono mengungkapkan, lambang partainya ditempel disejumlah alat peraga kampanye (APK) Mundjidah-Sumrambah. Seperti di mobil branding dan ratusan poster yang siap dipasang di sejumlah wilayah di Jombang. Serta ditempel di kaos yang sudah disebar ke sebagian masyarakat Jombang.
“Kami hanya dimintai dukungan saja. Setelah itu tidak ada lanjutan,” ujar Budiono.
Baca Juga: Hampir 100 Persen Final, Gibran Mengaku Ikut Menyusun Kabinet Prabowo
Padahal, kata Budiono, saat dimintai dukungan, pihaknya akan dipertemukan dengan Paslon Mundjidah-Sumrambah. Namun, setelah kesepakatan dukungan tersebut, hingga masa kampanye berlangsung tidak terjadi pertemuan antara Paslon 01 dengan partai yang ia pimpin di Jombang.
“Kami berharap dengan adanya dukungan ke paslon 01 dapat memperjuangkan hak-hak kaum buruh di Jombang. Seperti upah yang layak, jaminan yang memadai untuk kaum buruh. Seharusnya itu didiskusikan dengan Paslon Mundjidah-Sumrambah. Selanjutnya, diimplementasikan jika terpilih,” katanya.
Untuk diketahui, selain PBB dan Partai Buruh, partai pendukung lainnya yang tidak ada kejelasan antara lain Partai Garuda, Partai Umat, Partai Hanura, dan PKN. Total suara sah dalam Pemilu terakhir sebanyak 154.744.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!