SketsaNusantara.id - Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami atau Komeng mengaku kebingungan saat ditempatkan di Komite II yang membidangi isu pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya.
Hal itu Komeng sampaikan saat Sidang Paripurne ke-6 Masa Sidang I 2024-2025 pada Rabu, 9 Oktober 2024.
Ia pun bahkan sampai bertanya pada Ketua DPD Sultan Najamudin, terkait mengapa ia ditempatkan di Komite II.
Baca Juga: KPU Jawa Timur Gelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Logistik Pilkada 2024 di Pasuruan
“Ini Dapil saya di Jabar ini kebanyakan emak-emak, pimpinan. Tahu sendiri mulut emak-emak kan paling sakti di dunia,” ungkap Komeng dikutip SketsaNusantara.id dari Youtube DPD RI.
“Saya ini sebenarnya, komitenya ingin di seni budaya, tapi saya abis dijenggutin, jadi saya masuk ke Komite II, yang saya tidak memahami ada soal pertanian,” sambung Komeng.
Komeng pun lantas meminta arahan ke mana dirinya harus belajar cepat untuk memahami isu di Komite II.
“Nah tadi kan pimpinan bilang, itu harus mempelajari cepat, pimpinan bisa mengarahkan saya, saya harus belajar ke mana,” ungkap Komeng.
Sementara itu, menanggapi pertanyaan Komeng, Ketua DPD RI Sultan Najamudin menyarankan agar setiap senator dari Dapil Jawa Barat saling berembuk soal penempatan di komite mana.
“Saya pikir benar, artinya ini pengakuan jujur dari seorang Senator Komeng,” jawabnya.
“Sebenarnya prosesnya muncul dari bawah, nih. Temen-temen berempat berembuk, harusnya Senator Komeng bilang, ini bidang saya, seni budaya,” tegasnya.
“Nah, tapi kan sudah terlanjur masuk ke pimpinan dan kita ketok, bisa kalau seandainya pun sore nanti, atau malam nanti pun temen-temen bersepakat berubah, bisa saja,” urainya lagi.