"Mereka tidak sabar, mau cepet-cepet berakhir, stres orang-orang di luar itu," kata Ryaas.
Muncul juga dugaan dari sejumlah pihak mengenai manuver baru yang bisa sangat merugikan, seperti perpanjangan periode.
Padahal, ketakutan semacam itu tentunya mustahil terjadi. Namun, adanya kekhawatiran dari sejumlah pihak mengenai hal tersebut membuktikan adanya paranoid dari sebagian masyarakat.
"Bahkan ada orang-orang kasihan karena saking khawatirnya, masih menduga bisa terjadi perpanjangan. Itu kan sudah tidak masuk akal. Sudah paranoid," pungkas Ryaas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!