Kejadian tersebut ramai diperbincangkan warganet lantaran bertepatan dengan momen Pilpres 2024.
Seperti diketahui, pendakwah berpenampilan nyentrik itu dikenal sebagai pendukung paslon nomor urut 2 yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Jadwal Debat Cagub-Cawagub Pilkada Jakarta 2024, Waktu, Lokasi Lengkap dengan Tema
Ia pun menampik tuduhan sedang berkampanye dengan membagi bagikan uang.
Pihaknya menyatakan uang tersebut berasal dari pengusaha tembakau yang bernama Haji Her.
Menurutnya, Haji Her memang terbiasa bersedekah setiap hari, bahkan telah membangun seribu rumah sederhana untuk masyarakat miskin.
2. Pertunjukan Wayang Kulit di Ponpes Ora Aji
Gus Miftah kembali tuai kontroversi setelah menggelar acara pertunjukan wayang kulit di ponpes Ora Aji, Sleman, Yogyakarta pada 18 Februari 2022.
Pagelaran wayang yang diselenggarakan di ponpes milik Gus Miftah itu menampilkan lakon Dalang Menggugat: Begawan Lomana Mertobat. Acara tersebut rutin diselenggarakan di pondok sejak tahun 2012.
Kontroversi mencuat saat pertunjukan wayang itu diduga menyindir isi ceramah Ustadz Khalid Basalamah yang menyebut wayang haram.
Dalam lakonnya, wayang berpeci dihajar oleh Baladewa yang tengah murka karena geram dengan omongan negatif soal keberadaan wayang.
Netizenpun ramai menyamakan cerita tersebut dengan ceramah Ustadz Khalid Basalamah tentang wayang.
Menanggapi hal tersebut, Gus Miftah membantah dengan menyatakan bahwa cerita dalam wayang merupakan wilayah dalang sebagai pembuat cerita.