Postingan itu ramai-ramai dikomentari ucapan menolak lupa dan doa al-Fatih kepada seluruh korban tragedi Kanjuruhan.
"Hari kelam. Semoga lekas ada keadilan. Ingat ya para pelaku, mending diadili di dunia daripada akhirat," komentar X @LaligaLocaID.
Baca Juga: Dinar Candy Ungkap Fakta Miris TKI di Kamboja, Banyak yang Tidak Digaji dan Disekap?
"Al-Fatihah untuk para korban tragedi Kanjuruhan," komentar @Aqsa070.
"menolak lupa." komentar @mengsanss.
Disisi lain adanya postingan dari X @yanuarisnann pada 1 Oktober 2024, meminta keadilan bagi para korban yang belum ada hingga sekarang.
"1 Oktober 2022 - 1 Oktober 2024. 2 tahun berlalu namun korban belum mendapatkan keadilan! Al-fatihah untuk semua korban Kanjuruhan #2TahunTragediKanjuruhan #KanjuruhanBelumUsai #UsutTuntasTragediKanjuruhan," cuitan akun @yanuarisnann.
Pengunggah mengirimkan sebuah foto bertuliskan "Don't Stop Talking About Kanjuruhan" dengan maksud mengajak agar masalah Kanjuruhan dapat segera dituntaskan.
Satu hal yang cukup mencuri perhatian publik adalah adanya suatu peringatan khusus yang dibentuk terkait tragedi kelam Kanjuruhan.
Peringatan itu yakni 1 Oktober Hari Duka Sepak Bola Nasional yang diunggah pertama kali oleh akun Instagram @kanjuruhanmelawan.
Terbentuknya peringatan tersebut demi memperjuangkan keadilan para korban dan juga kekhwatiran publik agar peristiwa serupa tidak pernah terjadi lagi di Indonesia.
Akun @kanjuruhanmelawan juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut bergabung menyuarakan hingga segala permasalahan dituntaskan oleh negara secara maksimal. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!