Dikutip dari postingan akun X @Mail_binmailnih pada 29 September 2024, foto tersangka FEK beredar luas di media sosial dengan nama Fhelick E. Kalawali.
"Yang kedua GW, ini selaku aksi pengrusakan yang ada di dalam dan penganiayaan petugas termasuk satpam dan anggota polisi," ungkap polisi.
Sama dengan FEK, potret tersangka GW juga tersebar luas di X dengan nama identitas Godlip Wabano.
"Kemudian JJ, ini masuk ke dalam membubarkan sampai melakukan pengrusakan mencabut baliho-baliho yang ada di dalam," kata Wakapolda Metro Jaya.
Polisi masih mendalami 3 orang yang terindikasi sebagai pelaku perusakan dan pembubaran diskusi FTA pada 28 September 2024 kemarin.
"Yang keempat LW, ini juga melakukan pengrusakan dan membubarkan acara yang ada di dalam," ujarnya.
Bisa jadi kemungkinan akan ada indikasi pelaku tambahan hingga tersnagka baru dalam insiden premanisme di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Ada Dalang di Balik Pembubaran Diskusi FTA, Rocky Gerung: Tentu Ada yang Menyuruh!
"Terakhir MDM, hampir sama membubarkan dan pengrusakan di dalam gedung," lanjutnya.
Polda Metro Jaya juga akan menelusuri dna melakukan investigasi siapa penggerak massa tersebut dan aktor intelektual di baliknya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!