"Saya ikut mendirikan Forum Tanah Air," ujar Rocky Gerung.
Ternyata FTA bukan didirikan atau dibentuk di Indonesia, melainkan di New York, Amerika Serikat.
"Mungkin 3 atau 4 tahun lalu di New York," ungkap Rocky Gerung sebagai salah satu tokoh penggagas FTA.
Saat ini Ketua Forum Tanah Air adalah Tata Kesantra dan biasanya mengadakan agenda diskusi dengan sejumlah tokoh nasional hingga akademisi.
Menurut Rocky Gerung, tujuan dibentuk FTA adalah sebagai wadah para diaspora di luar negeri, khususnya masyarakat Indonesia yang ada di New York saat itu.
"Teman-teman di New York terutama minta supaya ada semacam jaringan internasional untuk memantau Indonesia," katanya.
Pengertian memantau Indonesia yang dimaksud Rocky adalah sebagai bentuk penglihatan masalah di dalam negeri supaya ada andil konsep dan solusi dari mereka yang ada di luar negeri.
Forum Tanah Air secara rutin mengkahi apa saja permasalahan yang ada di tanah air dengan menyumbang konsep pembenahan.
Sehingga, ada evaluasi kehidupan di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya yang dibahas dalam diskusi FTA.
Rocky Gerung mengatakan kalau FTA bukan hanya unuk diaspora luar negeri, tetapi juga untuk mereka yang ada di dalam negeri.
"Kalau balik ke Eropa, Amerika, Australia, punya cerita dari first hand untuk diterangkan ke komunitas Indonesia di 5 benua," ujar Rocky Gerung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!