Keahliannya dalam bidang sejarah semakin diperkuat dengan menjadi asisten sejarawan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI.
LIPI saat ini juga telah berubah menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN. Sebelum mendirikan bisnis majalah, ia juga bekerja pada tahun 2008.
Saat sosok pengganti Tia Rahmania ini bekerja di Harian Jurnal Nasional dan sempat dipercaya memegang halaman budaya.
Karirnya sebelum ke politik semakin meningkat. Terbukti ia mulai merintis Museum Multatuli di Rangkasbitung pada tahun 2019.
Ia sukses menyelenggarakan pameran. Yakni Pameran DNA dengan bertajuk Asal-Usul Orang Indonesia.
Profil tentang dirinya tak berhenti sampai di situ saja. Ia juga tercatat sebagai seorang konsultan di Rijksmuseum, Belanda.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!