SketsaNusantara.id- Partai Komunis Indonesia atau PKI meninggalkan bekas kelam bagi warga tanah air.
Bagaimana tidak, kemunculan PKI ini akrab dengan pembantaian dan penyerangan kepada warga dan beberapa tokoh penting.
Salah satunya pembantaian yang dilakukan kepada tokoh-tokoh agama Islam. Seperti sosok Kyai Yunus, tokoh agama dari Trenggalek.
Kyai Yunus merupakan seorang Imam Masjid Agung Trenggalek yang menjadi korban kekejaman PKI.
Dikisahkan bahwa aksi PKI memuncak tiada henti sejak tahun 1948, yang dikutip dari YouTube Waris dan Tumbuh.
Saat era tahun 1940, PKI dipimpin oleh Musso dan menimbulkan beragam peristiwa penjarahan hingga pembantaian.
Seperti pada tahun 1948, pembantaian dipimpin oleh Amir Syarifuddin yang saat itu telah memulai pergerakan serangan oleh PKI yang kejam.
Tokoh agama juga menjadi santapan kekejaman partai komunis tersebut. Bahkan mengeksekusi para kyai tanpa ampun.
Berlanjut pada tahun 1949, Agresi Militer Belanda di Trenggalek tengah berlangsung. Saat itu PKI memanfaatkan kekacauan.
Baca Juga: Trenggalek Hebat? Sempat Masuk 300 Besar ADWI, Ini 5 Wisata Alam Paling Recomended
Yakni dengan menyerang simbol-simbol keagamaan. Begitu juga melakukan penyerangan kepada Masjid Agung Trenggalek.
Peristiwa kekejaman PKI pun dimulai pada 20 Maret 1949. Saat itu mereka membakar dengan meledakkan dinamit di masjid tersebut.