Pendekatan ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM agar bisa mengakses perbankan dengan lebih mudah, sekaligus meningkatkan daya saing mereka di pasar.
Edukasi sebagai Kunci Pengembangan UMKM
Di sisi lain, Direktur Utama BRI, Sunarso, menekankan pentingnya edukasi bagi pelaku UMKM agar mereka dapat berkembang dan layak mendapatkan pembiayaan.
"UMKM kita sebenarnya lebih membutuhkan edukasi daripada advokasi. Edukasi menempatkan UMKM sebagai mitra sejajar dengan bank, bukan di bawahnya," jelas Sunarso.
Sunarso menggarisbawahi lima aspek yang harus diedukasi kepada UMKM. Pertama, mengenai semangat kewirausahaan yang menjadi dasar dalam menjalankan usaha.
Kedua, kemampuan manajerial dan administrasi, yang menurutnya masih menjadi pekerjaan rumah bagi banyak pelaku UMKM.
Baca Juga: Dorong Sektor Hijau, BRI Raih Prestasi Kredit Berkelanjutan Hingga Rp793,6 Triliun
Selain itu, aksesibilitas terhadap informasi, pasar, teknologi, dan pendanaan juga menjadi fokus edukasi.
Keempat, UMKM perlu memahami pentingnya keberlanjutan bisnis dan lingkungan. Terakhir, edukasi terkait prinsip Good Corporate Governance (GCG) perlu ditanamkan agar UMKM bisa menjalankan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
BRI berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UMKM, memastikan mereka tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga pengetahuan yang diperlukan untuk bertumbuh di tengah persaingan ekonomi global.
Baca Juga: Prestasi BRI Selama 1 Dekade Pemerintahan Jokowi, BUMN dengan Setoran Dividen Terbesar ke Negara
Dengan langkah ini, diharapkan UMKM di Indonesia dapat naik kelas dan menjadi tulang punggung perekonomian nasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!