Contohnya di beberapa wilayah di Pantai Utara Jawa sudah mulai terkisis abrasi dan pulau-pulau kecil yang hampir tenggelam.
Memiliki hasil alam yang kaya seharusnya bukan hanya untuk diekspor, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan dan kekurangan yang ada di tanah sendiri.
Sejumlah netizen iku geram dengan huru-hara berita soal ekspor pasir laut yang dibuka kembali usai 20 tahun dilarang.
Bahkan warganet mengingatkan kembali kepada publik soal sindiran menohok Susi Pudjiastuti kepada para pelaku yang merusak laut.
"Laut akan marah dan saya akan berdoa dia akan marah sekali dan kemarahan itu akan sampai kepadamu," ujar Susi.
Sebagai sosok yang sangat mencintai dna dekat dengan laut, Susi Pudjiastuti berikan gambaran bagaimana jika alam sudah marah.
"Alam itu punya caranya membalas kejahatan yang kalian buat kepadanya, dia sama dengan kita manusia," ungkapnya.
Baca Juga: Prestasi BRI Selama 1 Dekade Pemerintahan Jokowi, BUMN dengan Setoran Dividen Terbesar ke Negara
Kemarahan Susi kepada oknum-oknum yang melakukan kegiatan yang berdampak merusak lingkungan menjadi semangat untuk netizen yang sepemikiran dengannya.
"Kau aduk-aduk, kau keruk semua hasilnya, kau buang limbah tambang di darat pun ke laut, kurang gila apa kalian itu?" ujarnya.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI memiliki banyak pengalaman dengan kasus-kasus yang pernah dihadapinya soal kerusakan laut, hingga beri peringatan keras.
"Yang pasti laut akan marah kepada kamu, camkan itu kau akan tenggelam dalam laut," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!