Kemudian ia diangkat sebagai Budanco di Wonosari. Kariernya semakin meningkat dalam dunia militer.
Kolonel Sugiono juga beberapa kali mengikuti penumpasan pemberontakan di tanah air Indonesia.
Tak hanya hidup dalam dunia militer. Namun pahlawan pemberontakan G30S PKI ini juga tak lupa dengan perkara asmara.
Ia menikah dengan seorang perempuan perawat dan memiliki tujuh keturunan melalui pernikahannya tersebut.
Akhirnya pada 1 Oktober 1965, ia baru kembali dari Pekalongan dan ditangkap di Markas Korem 027 yang telah dikuasai oleh PKI.
Kehidupannya telah usai sejak ia dieksekusi di Kentungan, sebelah Utara Yogyakarta. Jasadnya ditemukan pada 22 Oktober 1965.
Pahlawan Revolusi dalam pemberontakan G30S PKI ini pun dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!