SketsaNusantara.id - Pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar penting.
Sektor tersebut menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia dengan kontribusi sebesar 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Maka dari itu, UMKM harus terus diberdayakan sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.
Baca Juga: Borong 22 Penghargaan, BRI Jadi yang Terbaik di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2024
Menurut Direktur Utama BRI Sunarso, perseroan telah memiliki strategi dalam memberdayakan UMKM sehingga layak dilirik oleh perbankan dan mendapatkan pembiayaan.
“Sesungguhnya UMKM kita itu lebih membutuhkan edukasi daripada advokasi. Kenapa demikian? Kalau advokasi sebenarnya menempatkan UMKM di bawah. Di bawah bank, di bawah lembaga pembiayaan. Kalau diedukasi sebenarnya menempatkan UMKM sejajar dengan bank sebagai mitra,” kata Sunarso.
Ada 5 hal yang perlu diedukasi kepada UMKM.
Baca Juga: Peran Pemberdayaan BRI di Balik Klaster Usaha Kelengkeng di Tuban yang Kian Bersinar
Pertama adalah spirit atau semangat kewirausahaan.
“Itu yang harus kita educate kepada UMKM. Karena pelaku UMKM sangat banyak sehingga masih beragam level-nya,” ujar Sunarso.
Kedua yaitu tentang kemampuan mereka melakukan administrasi dan manajerial.
Baca Juga: Program Net Zero Emmision 2050, Komitmen BRI untuk Keberlanjutan Lingkungan
Menurut Sunarso ini merupakan pekerjaan rumah yang penting. Sebab kedua hal tersebut masih merupakan area yang sangat luas untuk dikerjakan.
Ketiga, tentang aksesibilitas UMKM terhadap informasi, pasar, teknologi dan pendanaan.