news

Adian Napitupulu Tantang Bahlil Lahadalia Soal Tambang Ilegal di Kutai Barat: Waktunya Pak Bahlil Diuji

Minggu, 15 September 2024 | 10:45 WIB
Potret Adian Napitupulu yang tantang Bahlil Lahadalia soal tambang ilegal (Kolase Instagram/@bahlillahadalia, tangkapan layar YouTube Najwa Shihab)

SketsaNusantara.id – Belum lama ini, anggota DPR RI fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, Adian Napitupulu mengunggah sebuah video di Instagram pribadinya.

Unggahan tersebut di-posting pada Minggu, 15 September 2024 dalam instagramnya @adian_napitulu.

Dalam unggahan tersebut, Adian menyampaikan pesan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: Terkuak! Ini Sosok Istri Pertama Rano Karno, Mantan Atlet Nasional yang Jarang Disorot Publik

Di video tersebut, ia sedang berada di Kalimantan Timur dan ia mendapatkan banyak informasi terkait banyaknya tambang ilegal terutama di Kutai Barat.

“Saya Adian Napitupulu dan saya ingin menyampaikan pesan kepada Menteri ESDM yang baru, Pak Bahlil," ujarnya.

"Saya sedang saat ini sedang di Kalimantan Timur. Saya mendapat informasi banyak sekali tentang tambang-tambang ilegal salah satunya di Kutai Barat” ujar Adian dalam unggahan video Instagramnya @adian_napitulu yang dikutip oleh SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Kecewa Berat! Ketua PSSI Sulteng Angkat Bicara Soal Wasit PON di Laga Aceh vs Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid: Bobrok

Lalu, ia menantang Bahlil Bahlil Lahadalia untuk menutup, mengusut dan memeriksa semua yang terkait dengan tambang ilegal di Kutai Barat.

“Di sini waktunya Pak Bahlil diuji berani tidak untuk menutup, mengusut, dan memeriksa semua yang terkait dengan tambang-tambang ilegal di Kutai Barat. Ditunggu kinerjanya Pak Bahlil.” Lanjutnya.

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia pernah buka suara terkait pertambangan ilegal yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Tak Direspon, Ridwan Kamil Hubungi Anies Baswedan untuk Silaturahmi, Suswono: Nanti Nunggu...

Menurut Bahlil, untuk menyelesaikan masalah tersebut, harus ada kesadaran dari semua pihak yaitu dimulai dari pemerintah DPR RI, masyarakat dan aparat penegak hukum.

Ia juga mengatakan bahwa pertambangan ilegal sangat merugikan masyarakat dan negara sehingga diperlukan kesadaran bersama.

"Tetap saya harus sepakat dengan Bapak dan Ibu (anggota Komisi VII) semua. Ini menjadi konsensus dan keinginan kita bersama kalau kita ingin melakukan perubahan pada negara," jelasnya.

Baca Juga: Foto Diduga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Asyik Santai dengan Sebotol Whisky Puluhan Juta, Front Nahdliyin: 'Kalian Juga Jangan Mabok'

"Illegal mining ini sampai ayam tumbuh gigi pun tidak akan selesai kalau ini tidak menjadi kesadaran kolektif terutama pada kami (pemerintah), yang ada di sini (DPR RI), dan aparat penegak hukum karena ini menyelesaikan masalah tanpa masalah. Saya komit kita akan selesaikan," ujar Bahlil.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Tags

Terkini