Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan fenomena langka ini, ada beberapa tips yang bisa diikuti. Andi Pangerang memberikan panduan sederhana, yaitu dengan menyiapkan benda tegak seperti tongkat, spidol, atau benda lainnya yang dapat berdiri lurus di atas permukaan yang datar. Lalu, amati bayangan benda tersebut pada waktu yang ditentukan.
Jika cuaca mendukung, Anda akan melihat bahwa bayangan dari benda tersebut akan menghilang sepenuhnya saat matahari mencapai titik kulminasi.
Untuk mengabadikan momen ini, Anda juga dapat mendokumentasikan dengan foto atau rekaman video. Namun, jika cuaca berawan, fenomena kulminasi mungkin terlihat beberapa menit sebelum atau sesudah waktu puncaknya.
Andi juga menambahkan bahwa waktu pengamatan sangat penting, karena bayangan akan kembali muncul di luar rentang waktu sekitar lima menit dari kulminasi utama.
Kesempatan Langka di Jakarta
Bagi masyarakat Jakarta, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan fenomena ini pada 8 Oktober 2024 mendatang.
Dengan mengetahui waktu yang tepat, Anda bisa merasakan momen ketika bayangan Anda sendiri menghilang di bawah terik matahari yang tegak lurus. Fenomena alam ini tidak hanya menarik dari segi keilmuan, tetapi juga menawarkan pengalaman visual yang unik.
Brrdasarkan penelitian yang dilansir SketsaNusantara.id dari BMKG.go.id berikut ini jadwal hari tanpa bayangan di Indonesia:
Banda Aceh
Terjadi pada 8 September 2024 pukul 12.36.20 WIB.
Medan
Terjadi pada 13 September 2024 pukul 12.21.06 WIB.