Namun yang menjadi perhatian netizen lain dari aksi tersebut yakni ‘kelalaian’ yang diduga dilakukan paspampres dalam mengamankan presiden.
“Lagian masnya kok bisa tembus sedeket itu juga? Kurang ketat juga penjagaan,” komentar netizen @m****e.
Hal serupa juga diungkap pendiri Kaskus, Andrew Darwis lewan akun X-nya @adarwis.
“Kok si mas bisa tembus sedekat itu,” tulisnya.
“Kalau itu SOP-nya nggak boleh sedekat itu, berarti ada yang salah dengan pengamanannya,” cuit akun X @jb*****ki.
Pemilik akun tersebut juga menyayangkan, jika memang terjadi kelalaian hingga warga sipil bisa sedekat itu dengan presiden, mengapa ia yang dihukum.
Sementara itu pihak Istana telah memberikan pernyataan terkait dugaan aksi pemukulan yang terjadi di Samarinda pada 9 September 2024.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan paspampres, Istana membantah adanya aksi pemukulan tersebut.
Pihak Istana juga akan melakukan pengecekan atas kemungkinan pemukulan dilakukan oleh petugas pengamanan wilayah.
Walau begitu, pihak Istana tidak menjelaskan bagaimana pria tersebut bisa menerobos keamanan paspamres hingga berada sedekat itu dengan Jokowi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!