“Melalui kerjasama berbagai pihak, penerbangan ini kini menjadi kenyataan dan diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata di kawasan tersebut,” ungkapnya lagi.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional 1 Kemenparekraf, Raden Wisnu Sindhutrinso menyampaikan bahwa rute langsung KL-Labuan Bajo adalah sebuah pencapaian luar biasa.
“Pembukaan rute Kuala Lumpur-Labuan Bajo oleh AirAsia merupakan sebuah pencapaian yang luas biasa dalam upaya mempromosikan destinasi pariwisata unggulan di Indonesia,” ucap Wisnu.
Ia pun menyakini langkah ini bisa mempercepat pengebangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di NTT.
Wisnu juga menambahkan, hal ini bisa semakin mengukuhkan Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata pilihan dunia.
Managing Director AirAsia Malaysia, Dato’ Captain Fareh Mazputra juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada semua pihak yang membantu peluncuran rute tersebut.
“Peluncuran penerbangan langsung kami dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo hari ini menandai langkah signifikan dalam mendukug target wisata Indonesia,” ujarnya.
Pihaknya juga berkomitmen untuk membantu mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi kelas dunia dengan mempermudah akses bagi seluruh wisatawan dari mancanegara.
Peresmian rute KL- Labuan Bajo sendiri ditandai dengan penerbangan perdana pada 3 September 2024.
Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK 336 dijadwalkan berangkat dari Kuala Lumpur pukul 11.10 waktu setempat.
Pesawat dengan 165 penumpang ini kemudian tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo sekitar pukul 14.30 WITA.