Politisi dari Partai Gerindra itu juga meminta agar informasi yang beredar dicek terlebih dahulu untuk memeriksa kebenarannya sehingga tidak terjadi simpang siur atau menyebarkan berita hoaks.
"Selalu saya bilang kalau ada berita seperti ini, coba lihat itu tanggal berapa? Punya siapa pesawatnya? apa punya pribadi atau sewa, coba diperiksa juga dananya dari mana?" ucap Bobby kepada wartawan pada hari Rabu, 4 Agustus 2024.
"Silahkan semuanya cek, silahkan diperiksa apakah saya pakai uang APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) atau hasil korupsi? karena saya sampaikan semua (dana) itu bukan dari (APBD) situ, bukan juga hasil korupsi," tandasnya
Hingga kini pun masalah gratifikasi Kaesang pun masih tersendat meski sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 30 Agustus 2024 lalu.
KPK perlu adanya klarifikasi sebelum melakukan pemeriksaan. Namun, hingga saat ini pun belum ada pemanggilan, karena KPK menyebut surat undangan belum dibuat.
Selain itu, Kaesang juga dikabarkan menghilang dan tak diketahui keberadaannya hingga bikin publik heboh.
Bobby pun menanggapi tudingan gratifikasi yang diterima Kaesang dan menanyakan apakah perlu dipanggil KPK mengingat adik iparnya bukan pejabat publik.
"Setahu saya kan Kaesang kan bukan pejabat publik ya? Apa perlu ke KPK, lagian ada yang bilang kabur, mana ada? Gak ada, katanya dia di Jakarta," pungkas Bobby.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!