Ia hanya datang ziarah untuk sambung doa kepada almarhum Benyamin yang ada dalam satu wilayah dengaan makam keluarga Rano Karno.
"Saya datang ke sini bukan minta ke dia, saya datang ke sini untuk ziarah," jelasnya
"Ada kebiasaan kami itu ziarah, setelah dari sini, ke makam ibu," imbuh Rano Karno.
Adapun Rano Karno mengungkap bahwa sebenarnya pada awalnya ia tak berniat mendaftarkan diri sebagai peserta dalam ajang Pilkada 2024.
Namun ia mengaku mendapat dukungan dari Megawati Soekarno Putri. Yakni dukungan agar mempertimbangkan masa depan Jakarta.
Mengingat Jakarta akan berganti status. Lantaran Ibu Kota yang akan dipindahkan ke IKN sebagaimana sesuai dengan rencana pemerintah.
"Saya gak mau maju, tapi setelah Ibu Mega ke saya, 'No, hanya tinggal nunggu waktu Jakarta tertinggal'," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!