Di sinilah namanya semakin dikenal luas, terutama karena keberaniannya dalam memberikan dissenting opinion, atau pendapat berbeda, dalam sejumlah kasus korupsi yang melibatkan putusan ringan bagi pelaku.
Sikap kritis dan tegasnya sering kali memicu kontroversi, tetapi juga menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap prinsip keadilan yang sejati.
Alexander tidak ragu untuk menentang putusan yang dianggapnya tidak memenuhi rasa keadilan, membuatnya dihormati sekaligus diawasi ketat oleh rekan-rekan sejawat dan publik.
Pendidikan Alexander Marwata merupakan salah satu pilar utama yang membentuk karir gemilangnya.
Ia mengawali pendidikan di SD Plawikan I Klaten, melanjutkan ke SMP Pangudi Luhur Klaten, dan SMA Negeri 1 Yogyakarta, yang semuanya ia lalui dengan prestasi yang gemilang.
Kemudian, Alexander melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Akuntansi STAN Jakarta, tempat ia meraih gelar D IV.
Tak puas hanya di situ, ia juga menempuh studi S1 di bidang Ilmu Hukum di Universitas Indonesia pada tahun 1995.
Kombinasi pendidikan di bidang akuntansi dan hukum ini memberinya kemampuan analitis yang tajam serta pemahaman yang mendalam tentang hukum dan keuangan, yang sangat berharga dalam peranannya di KPK.
Terkait dengan kasus jet pribadi ini, Alexander menegaskan pentingnya anak buahnya untuk tidak ragu melakukan klarifikasi, karena itu merupakan bagian dari tanggung jawab mereka sebagai penegak hukum.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI