Ia pun memohon maaf jika ada pihak-pihak yang tersakiti, terkritik, tersindir, atau terhina dengan caranya berekspresi.
"Semoga saya bisa lebih baik lagi ke depan. 2017-2018 saya pernah meminta maaf tentang hal-hal ini. Saya banyak belajar,” sambungnya.
Lewat unggahannya tersebut, Emil tidak bermaksud membela diri atau berusaha membenarkan apa yang dilakukannya di masa silam.
“Itu memang saya yang dulu, saya yang kurang bijak. Maafkan aku yang dulu. Mari kita move on,” tutup Emil.
Baca Juga: Cara Back Up Data di Telegram tanpa Aplikasi Tambahan, Praktis dan Mudah, Tak Sampai 5 Menit
Unggahan Emil pun langsung dihujani ribuan komentar dari netizen.
“tenang aja pak, masa lalu itu bukan cerminan masa depan seseorang kok. kalo kita selalu merujuk ke masa lalu, umar bin khattab harusnya masuk neraka karena pernah mau bunuh nabi, tapi akhirnya jadi salah satu orang yang dijamin masuk surga kan? tapi beda lah ya umar sama anda mah,” komentar akun X @jexxx.
“Kalo dulu julid, kalo sekarang mah ga julid. Tapi kalo ada yg julid, komennya dipin,” tulis akun X @mhdariexxx
“Ini tuh jadi kayak balasan utk beliau jg ga sih? Dulu suka pin komentar org yg mengkritik kinerja beliau, lalu org tsb balik diserang & dibully sama fans2 beliau. Skrg keadaan berbalik,” timpal akun X @_sundaymornixxx.
Baca Juga: Pesan untuk sang Mantan, Inilah Harapan Cak Imin untuk Anies Baswedan yang Makin Lengket ke PDIP
“Pak, situ kalo dikritik bukannya suka bales dengan ngumpanin ke pasukan situ?,” komentar akun X @pedagang_krixxx
“Terlepas dari semua itu, aku harus mengagumi kemampuan shitposting Kang Emil,” timpal akun X @arjunaskyxxx
Sementara itu, seperti diketahui Ridwan Kamil memutuskan akan bertarung di Pilkada Jakarta 2024 bersama Suswono.
Menamai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Emil dan Suswono didukung lebih dari 12 partai.