Trending di media sosial soal postingan peringatan darurat hingga kawal putusan MK.
Salah seorang netizen di media sosial X ingatkan bagaimana pesan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun di masa lalu.
"Ada yang masih ingat pesan Cak Nun?" seperti dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun X @MuhammadiyinGL pada 21 Agustus 2024.
Akun tersebut memposting gambar Cak Nun yang bertuliskan 'Piye? Bener omonaganku, to? Kandhyani ogg."
Tulisan tersebut merujuk pada bagaimana masa depan pemerintah Indonesia di era Jokowi.
Di tengah ramainya politik dinasti, tulisan Cak Nun sebagai seorang budayawan dan penulis ini kembali dimunculkan.
Salah satu ucapan Cak Nun yang ramai dan dianggap 'relate' dan terjadi di masa ini adalah soal pemimpin bangsa yang menginjak-injak harga diri rakyat.
"Kalau ada pemimpin yang mempersilahkan orang lain menginjak-injak kepalamu, dia akan mati ditawur oleh rakyatnya sendiri," ujar Emha Ainun Nadjib.
Tak hanya ucapannya saja, tulisan Cak Nun juga banyak dianggap seperti ramalan yang kejadian saat ini tentang bagaimana perlakuan pemerintah terhadap rakyat.
"Rakyat hanya punya satu kegiatan kenegaraan yaitu di-kempong-i oleh kekuasaan, gigi-gigi kekuatan sejarahnya dibikin rampal sehingga mulut kedaulatannya kempong."
"Rakyat yang bisa dipukuli kapan saja, dikelabui pagi hari, diakali sore hari, dininabobo siang hari, dicuri miliknya malam hari," tulisan Cak Nun.