Bahkan sampai saat ini, 23 Agustus 2024 masih terjadi aksi di berbagai wilayah. Kristo membuktikan bahwa masyarakat Indonesia berani bersuara.
"Masyarakat itu berani untuk bersuara, masyarakat berani untuk bertindak, jangan bapak anggap kami acuh, lihat sendiri ya pak," jelasnya.
Lebih lanjut, Kristo seperti memberikan sindiran keras kepada Jokowi di tengah gaduhnya penolakan revisi UU Pilkada.
Tak lupa ia meminta izin kepada Jokowi untuk menirukan suaranya yang khas di depan video unggahan tersebut.
Baca Juga: Panas! Turun Tangan Terkait RUU Pilkada, Ernest Prakasa Sentil 'Dinasti Jokowi'
"Izin ya pak, saya tirukan suaranya, karena suara masyarakat tidak didengar, siapa tau suara sendiri bisa didengar," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!