Netizen menyebut aksi kekerasan yang dilakukan Polisi Indonesia "hal yang tidak masuk akal" mengingat Indonesia adalah negara Demokrasi yang berhak menyuarakan aspirasinya.
"Aku tidak tahu, apa yang terjadi di Indonesia saat ini. Demonstrasi adalah hal yang sah dan bahkan dilindungi Undang-Undang (ICCPR PBB). Namun kenyataannya, polisi menggunakan alatnya untuk memukul demonstran. Apakah itu masuk akal?" komentar akun @irvanggoro dalam bahasa inggris.
"Aku melihat video ini beberapa kali masuk timeline twitter dan sedang trending saat ini. Lihat kelakuan polisi Indonesia terhadap masyarakat bahkan demonstrasi separah apapun tindakan itu tidak dibenarkan, ini konyol," imbuh akun @aylueveyuha.
"Membaca dari beberapa news di media online, masuk akal 100% jika masyarakat Indonesia akan kecewa dengan pemimpinnya, jika dibiarkan mereka akan menuju kediktatoran tak ada bedanya seperti yang terjadi Brazil," komentar akun @BrianBasson.
Sementara itu, masyarakat masih terus mengawal Putusan MK dan terus menentang rencana DPR untuk mengesahkan UU tentang Pilkada, meski sidang paripurna dibatalkan karena tidak memenuhi kuorum.
Selain itu, dilaporkan juga lebih dari 105 orang yang ikut demo ditangkap dan ditahan polisi usai mendapat kekerasan dari aparat kepolisian.
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mendesak Kapolri untuk membebaskan para pendemo yang ditahan apalagi para pendemo yang ditahan tidak diberikan bantuan hukum dan meminta LPSK, KPAI, Komnas HAM, Kompolnas, Ombudsman RI, hingga Komnas Perempuan untuk ikut bergerak di lapangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!