Ia mendirikan lembaga survei tersebut pada tahun 2010 silam.
Sebelum nya, ia pernah bekerja sebagai wartawan pada tahun 2005-2006.
Kemudian ia bekerja di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia sebagai peneliti dari tahun 2006-2008.
Namanya sebagai konsultan politik mulai melambung pada tahun 2012.
Kala itu ia dipercaya sebagai konsultan politik pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama.
Baca Juga: Isu Hari Ini Jokowi Reshuffle Kabinet, Yasonna Laoly dan Arifin Tasrif Tersingkir?
Karirnya sebagai pengamat dan konsultan politik terus melambung hingga ia ‘membidani’ lahirnya Teman Ahok pada 2017 lalu.
Dan terakhir, ia menjadi jubir TKN Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Saat menjadi jubir Prabowo-Gibran, namanya pernah jadi sorotan.
Baca Juga: Anies Baswedan Korban PHP, PKB Mantap Koalisi dengan Gerindra, Cak Imin: Penting
Ia pernah sesumbar peluang Anies Baswedan maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024 sangat berat.
Bahkan ia berani bertaruh mobil Alphard jika memang mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut bisa maju sebagai capres.
Setahun sejak pernyataannya tersebut viral, banyak pihak yang menagih janji Hasan Nasbi tersebut.
Dan itulah profil singkat Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.***