news

Bawaslu Magetan Tekankan Strategi Pengawasan Melekat untuk Sukseskan Pilkada Serentak 2024

Jumat, 16 Agustus 2024 | 16:15 WIB
Bawaslu Magetan sosialisasikan pengawasan melekat untuk sukseskan Pilkada serentak 2024 (magetan.bawaslu.go.id)

SketsaNusantara.id — Dalam upaya menjaga integritas dan kelancaran Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Magetan mengambil langkah tegas dengan menerapkan pengawasan melekat (waskat) di setiap tahapan pemilihan.

Ketua Bawaslu Magetan, Muhamad Kilat Adinugroho, menegaskan pentingnya waskat sebagai langkah preventif guna memastikan bahwa seluruh proses pemilihan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Pernyataan ini disampaikan Kilat saat ia menjadi narasumber dalam rapat koordinasi bertajuk "Operasi Mantap Praja Semeru 2024" yang diselenggarakan oleh Polres Magetan.

Baca Juga: Resmi Diluncurkan! Rumah Data Bawaslu Jawa Timur jadi Langkah Inovatif Menuju Pilkada 2024 yang Transparan untuk Mengawal Demokrasi

Acara yang berlangsung di Aula Pesat Gatra pada Kamis 15 Agustus 2024 tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Polri, TNI, Sekda, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Magetan.

Kilat menjelaskan bahwa pengawasan melekat bukan sekadar bentuk kontrol administratif, tetapi juga sebagai langkah proaktif untuk mencegah pelanggaran dalam setiap tahapan pemilihan.

“Dengan waskat, kami berupaya meminimalisir celah-celah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan atau pelanggaran lainnya,” ujarnya dilansir SketsaNusantara.id dari magetan.bawaslu.go.id.

Baca Juga: Kawal Validitas Data Pemilih dalam Pilkada 2024, Bawaslu Pacitan Paparkan Pendataan Hasil Pengawasan Rekap DPHP Tingkat Kabupaten

Selain itu, Bawaslu Magetan telah merancang strategi pengawasan yang mencakup pemetaan titik rawan pada setiap tahapan Pilkada.

Kilat menekankan bahwa kerja sama dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk aparat keamanan dan pemerintah daerah, sangat diperlukan untuk mengawal pelaksanaan pemilu yang adil dan demokratis.

Kesiapan Bawaslu Magetan dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024 tidak hanya terbatas pada pengawasan, tetapi juga melibatkan upaya pendidikan politik kepada masyarakat. Ini penting agar warga lebih memahami hak-hak mereka serta dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga integritas pemilu.

Baca Juga: Jumlah Pemilih di Kabupaten Sidoarjo Turun, Bawaslu Temukan Banyak Pemilih Tak Memenuhi Syarat

Dengan strategi yang sudah disusun matang dan sinergi yang kuat antar-lembaga, Bawaslu Magetan optimistis dapat menghadirkan Pilkada yang bersih, jujur, dan adil.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi terwujudnya demokrasi yang sehat di Kabupaten Magetan.***

Halaman:

Tags

Terkini