SketsaNusantara.id - Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi menghadiri rakor lintas sektoral terkait pelaksanaan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 yang digelar Polda Jatim di Hotel Mercure Grand Mirama, Tegalsari, Surabaya pada Senin, 12 Agustus 2024.
Aang mengatakan, demi keamanan di setiap tahapan Pilkada 2024 mendatang, pihaknya meminta fasilitas dan dukungan dari jajaran Polda Jatim dan TNI serta seluruh kesatuan wilayah.
Khususnya dalam proses sosialisasi hingga tahapan pencalonan di wilayah Jawa Timur.
Selain itu, sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari laman jatim.kpu.go.id, KPU Jatim sendiri sudah melakukan mitigasi risiko dalam setiap tahapan Pilkada 2024.
Aang menambahkan, mitigasi tersebut dilakukan baik pada tahapan pencalonan, kampanye, pelaksanaan masa tenang, hingga persiapan pencoblosan di TPS pada 27 November mendatang.
Sementara itu, Irjen Pol. Imam Sugianto selaku Kapolda Jatim menjelaskan, menjaga persatuan bangsa dan memastikan Pilkada 2024 berjalan kondusif merupakan fokus utama dari Operasi Mantap Praja Semeru 2024.
Imam berharap, dengan adanya operasi tersebut, mampu menciptakan suasana pilkada yang aman dan terkendali.
"Kita berharap akan dapat menjaga stabilitas keamanan selama proses Pilkada Serentak 2024 berlangsung tanpa adanya gangguan," kata Imam.
Dalam paparannya, Imam mengungkap ada 155.937 personil gabungan yang dilibatkan pada Operasi Mantap Praja Semeru 2024.
Rinciannya, 3.152 personil dari Polda Jatim, 2.362 personil dari satuan wilayah jajaran, 8.239 personil dari TNI, dan 120.624 personil dari Linmas.
Selain itu, Imam mengingatkan potensi perebutan suara pada kontestasi Pilkada 2024 sangat tinggi, baik pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, maupun kepala daerah dan wakil kepala daerah.