SketsaNusantara.id - Nasib malang menimpa seorang anak balita di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi korban kekerasan pengasuhnya sendiri.
Dilansir dari akun Instagram @interaktive_, balita inisial HA yang berada di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, NTB meninggal dunia pada Jumat, 9 Agustus 2024.
Balita berusia 1 tahun 3 bulan tersebut meninggal diduga karena dianiaya pengasuhnya sendiri. Hal ini terlihat dari kejanggalan yang banyak ditemukan di tubuh sang anak.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah luka memar hingga luka bekas gigitan orang dewasa ditemukan pada beberapa bagian di tubuh jenazah balita mulai dari kepala, mata, tangan dan kaki.
Balita tersebut diduga dianiaya oleh pasangan suami istri (pasutri) inisial RD (38 tahun) dan IR (37 tahun) yang dipercaya untuk mengasuh korban, karena kedua orang tuanya bekerja menjadi TKI di luar negeri.
Pada video di akun Instagram @interaktive_ pun ditampakkan sosok pelaku penganiaya anak yang sontak menjadi sorotan publik.
Baca Juga: Amalan Kyai Asep: Baca Wirid Ini Setiap Selesai Sholat, Bisa Masuk Surga Tanpa Hisab! Benarkah?
Kasus ini pun telah dilaporkan dan ditangani oleh Polres Bima Kota setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban yang mengadu pada Jumat, 9 Agustus 2024.
Beberapa petugas kepolisian dari Polres Bima Kota pun bergegas menuju ke kediaman korban untuk mendalami kasus penganiayaan terhadap HA.
Aipda Nasrun selaku Humas Polres Bima Kota menyatakan bahwa pihaknya sudah membawa balita yang diduga menjadi korban penganiayaan ke Mataram guna dilakukan autopsi sesuai dengan persetujuan keluarganya.
"Kasus ini tengah kami periksa dan diselidiki lebih lanjut dengan menurunkan tin Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) karena pihak keluarga sudah menyerahkan jenazah korban untuk dilakukan autopsi," kata Aipda Nasrun, sebagaimana dirangkum SketsaNusantara.id.