news

Unik! Jingle Pilkada Berhahasa Madura Jadi Sorotan saat Penyelenggaraan Rapat Pleno DPHP di Kecamatan Tenggarang

Rabu, 7 Agustus 2024 | 22:09 WIB
Rapat Pleno FPHP di Pendopo Kecamatan Tenggarang, Bondowoso (kab-bondowoso.kpu.go.id)

SketsaNusantara.id - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tenggarang, Bondowoso, menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Pilkada serentak 2024 pada 6 Agustus 2024 di Pendopo Kecamatan Tenggarang. 

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati 2024 ini tidak hanya menjadi ajang rekapitulasi data, tetapi juga sarana untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Diprakarsai oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), acara ini mengundang berbagai tokoh dan perwakilan masyarakat.

Baca Juga: Jatim Sabet Juara 2 KPU Provinsi Terinovatif, Unggul di Atas Bali, Ini Kriteria Pemenangnya

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah pemutaran Jingle Pilkada 2024 yang berbahasa Madura.

Dengan lirik yang menggugah, seperti "Ampon depa' bejena. Pamelian neng Bendebesa. Nyara ca kanca, angguy hak suarana, Ngireng a reng sareng, rakyat bendebesa, Rebbhu petto lekor," jingle ini berhasil menambahkan sentuhan lokal yang kuat dalam acara tersebut.

Setelah Ketua PPK membuka acara dengan resmi, giliran Camat Kecamatan Tenggarang, Deni Dwi Prihandoko, yang menyampaikan sambutannya.

Baca Juga: Gaungkan Informasi Pilkada 2024, KPU Jawa Timur Gandeng Organisasi Kepemudaan

Dengan nada penuh apresiasi, ia memulai dengan ucapan syukur dan mengapresiasi keunikan Jingle Pilkada 2024.

"Liriknya menggunakan bahasa Madura ya, saya kira lagu se-Indonesia sama, ternyata versi lokal untuk pilkada saat ini. Pantas saja Pak Danramil tidak paham karena sejatinya asli Jawa," ujar Deni dilansir SketsaNusantara.id dari laman kab-bondowoso.kpu.go.id.

Deni juga menjelaskan betapa pentingnya tahapan rekapitulasi ini dalam memastikan keakuratan data pemilih. Setelah melalui proses Rapat Pleno Terbuka di tingkat desa, kini saatnya tahapan rekapitulasi DPHP di tingkat kecamatan.

Baca Juga: Kawal Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2024, KPU Kota Madiun Sinergi Gandeng Polres dan Maksimalkan 3 Pilar Keamanan

"Harapan saya, kegiatan ini mencerminkan kerja keras PPS serta PPK, sehingga kita dapat meminimalisir kesalahan dan melanjutkan ke tahap berikutnya dengan data yang lebih akurat," tambahnya dengan optimis.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Tenggarang, Panwascam Tenggarang, serta PPS dari seluruh desa di Kecamatan Tenggarang, menandakan kolaborasi yang erat antar berbagai pihak untuk mensukseskan pemilihan umum yang adil dan transparan.

Halaman:

Tags

Terkini