SketsaNusantara.id - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanuddin Wahid, buka suara soal tak hadir dalam undangan PBNU.
Pernyataan Hasanuddin Wahid tersebut diunggah dalam instastory Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar di @cakiminow.
Dalam unggahannya, Hasanuddin Wahid mempertanyakan undangan PBNU yang ditujukan kepadanya.
Baca Juga: Sekjen PKB Absen dari Undangan Pansus PBNU, Cholil Nafis: Sudah Ditunggu...
"Tiba-tiba bikin tim mengundang saya, kayak dagelan aja, untuk apa? mana mungkin saya memenuhi undangan mereka?," kata Hasanuddin Wahid.
Sekjen PKB tersebut menganggap bahwa PKB dan PBNU merupakan entitas yang berbeda.
Pihaknya juga mempertanyakan undangan itu karena Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf dan Sekjen Syaifullah Yusuf dinilai terang-terangan mengadu domba warga NU dan PKB.
Baca Juga: Gara-Gara Benda Satu Ini Dugaan Marisa Putri Jadi Simpanan Om-Om Tajir Terungkap, Bukan Maen Gayanya
"Secara organisatoris kita enggak ada urusan sama Gus Yahya dan Saiful. Kita ini entitas berbeda," lanjutnya.
Wahid juga menambahkan bahwa PBNU selama ini telah menyatakan bahwa PKB bukanlah representasi dari NU. Ia juga mengklaim PBNU telah menggembosi PKB saat Pemilu 2024.
Seperti diberitakan sebelumnya, PBNU menyatakan Hasanuddin Wahid tidak memenuhi undangan PBNU yang dijadwalkan hari Senin, 5 Agustus 2024.
Baca Juga: DPRD Jember Tolak Rencana Hibah Aset Pemkab ke DPC PDI Perjuangan, Ini Alasannya
Cholil Nafis, Rais Syuriah PBNU mengaku telah menunggu kedatangan Sekjen PKB tersebut selama kurang lebih dua jam dari jadwal yang telah ditentukan.
"Padahal sangat diperlukan kehadiran beliau untuk silaturahmi, kan sama-sama warga NU, kemudian diundang PBNU secara resmi," kata Cholil dalam konferensi pers di Gedung PBNU, 5 Agustus 2024.