SketsaNusantara.id - Marisa Putri, mahasiswa yang menabrak IRT 46 tahun masih menjadi buah bibir masyarakat.
Wajah polosnya setelah kejadian penabrakan membuat netizen geram.
Tidak hanya itu belakangan diketahui jika Marisa Putri mengaku tidak menyadari telah menghilangkan nyawa orang dalam kejadian tersebut.
Korban, Renti Marningsih ditabrak dari belakang dan terseret hingga 50 meter.
Baca Juga: Ini Tempat Lahir Bendera Merah Putih Ketika Era Jayakatwang, Lokasinya di Desa…
Akibat kecelakaan itu, Renti Marningsih mengalami pendarahan di bagian kepala hingga nyawanya tidak tertolong lagi.
Mengutip dari cuitan akun X @dhemit_is_back, Marisa mengaku di bawah efek minuman keras.
Marisa juga mengungkap jika selain meneguk minuman keras di klub malam pada waktu itu juga menelan pil ekstasi dari temannya.
Berdasarkan pengakuan mahasiswa S1 Psikologi di Universitas Abdurrab Pekanbaru itu, ia diajak oleh teman-temannya untuk mencicipi narkoba jenis pil ekstasi dan minum minuman keras.
Sosok inisial O dan T ikut terseret dalam kasus tabrakan mematikan yang viral ini.
Gadis berambut panjang ini mengaku dipaksa oleh temannya untuk mencicipi barang haram tersebut.
Tak mampu menolak, Marisa Putri akhirnya menelan setengah butir pil ekstasi dan segelas miras.
Usai meneguk setengah butir pil ekstasi dan miras, marisa pulang dengan mengendarai Toyota Raie warna biru miliknya.