Kekurangan tempat sampah ini mencerminkan masih minimnya kesadaran dan fasilitas kebersihan di area publik.
Dina berharap pemerintah dapat menyediakan lebih banyak tempat sampah di sepanjang rute acara dan area publik lainnya.
"Kami ingin masyarakat menjadi taat dengan buang sampah pada tempatnya. Dan untuk pemerintah, semoga lekas menyediakan tempat sampah setiap beberapa meter," tandasnya.
Gelaran JFC 2024 bukan hanya perayaan seni dan budaya, tetapi juga momen refleksi tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
Inisiatif para pelajar Jember menjadi contoh nyata bahwa perubahan besar dimulai dari aksi kecil.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai, diharapkan kesadaran kebersihan di kalangan masyarakat akan terus meningkat, menjadikan Jember kota yang lebih bersih dan nyaman bagi semua.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!