Kekurangan tempat sampah ini mencerminkan masih minimnya kesadaran dan fasilitas kebersihan di area publik.
Dina berharap pemerintah dapat menyediakan lebih banyak tempat sampah di sepanjang rute acara dan area publik lainnya.
"Kami ingin masyarakat menjadi taat dengan buang sampah pada tempatnya. Dan untuk pemerintah, semoga lekas menyediakan tempat sampah setiap beberapa meter," tandasnya.
Gelaran JFC 2024 bukan hanya perayaan seni dan budaya, tetapi juga momen refleksi tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
Inisiatif para pelajar Jember menjadi contoh nyata bahwa perubahan besar dimulai dari aksi kecil.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai, diharapkan kesadaran kebersihan di kalangan masyarakat akan terus meningkat, menjadikan Jember kota yang lebih bersih dan nyaman bagi semua.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pengerjaan Proyek Renovasi Alun-Alun Jember Masih 16 Persen, Rahman Anda Pastikan Tak Ganggu Gelaran JFC
Top 7 Rekomendasi Hotel Murah Meriah Dekat Alun-Alun Jember, Ada yang Tinggal Jalan Kaki ke Lokasi JFC 2024
Antisipasi Perubahan Arus Lalu Lintas, Penumpang Keberangkatan dari Stasiun Jember Diimbau Berangkat Lebih Awal saat Gelaran JFC 2024
Ada JFC 2024, Dishub Jember Siapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas untuk Kurangi Kemacetan, Ini Sejumlah Ruas Jalan yang Akan Ditutup
Ada Penutupan Jalan dan Pengalihan Lalu Lintas Selama JFC 2024, Ini Jalur Alternatif yang Bisa Digunakan dari Surabaya ke Banyuwangi atau Sebaliknya
Jember Alami Penurunan Presentase Penduduk Miskin Berkat Kolaborasi Ekonomi Kreatif, JFC jadi Salah Satu Event yang Paling Berjasa