SketsaNusantara.id - Tombak Kyai Pleret adalah salah satu pusaka milik Keraton Yogyakarta yang dikenal memiliki kekuatan magis.
Pusaka ini sudah ada sejak zaman sebelum berdirinya Kerajaan Mataram Islam dan berasal dari kisah Tumenggung Wilatikta, seorang pemimpin yang dihormati di Jawa Timur.
Tumenggung Wilatikta memiliki dua anak, Raden Sahid dan Rasa Wulan.
Melansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube OMAH LAWAS, suatu hari, Tumenggung Wilatikta mengatakan bahwa Raden Sahid sudah cukup dewasa untuk menggantikannya sebagai pemimpin.
Namun, Raden Sahid harus menikah dulu. Karena belum siap menikah, Raden Sahid memutuskan untuk melarikan diri.
Rasa Wulan, yang juga belum siap menikah, mengikuti jejak kakaknya.
Baca Juga: Keris Kyai Nogo Siluman Pangeran Diponegoro Kembali ke Indonesia: Sejarah yang Pulang ke Rumah
Raden Sahid menjalani kehidupan sulit dan menjadi seorang perampok yang membantu orang miskin.
Sementara itu, Rasa Wulan bertapa di hutan Glagah Wangi, tempat ia bertemu Syekh Maulana Maghribi, seorang pertapa yang hidup seperti kelelawar di pohon.
Rasa Wulan yang mandi di Danau Sendang Beji tidak sadar bahwa Syekh Maulana Maghribi melihatnya dan tanpa sengaja meneteskan air mani ke air danau.
Baca Juga: Tampil Beda Usai Cerai! Gaya Terbaru Teuku Ryan Bikin Pangling, Style Rambut Jadi Sorotan
Ketika Rasa Wulan menyiramkan air danau ke tubuhnya, perutnya tiba-tiba membesar.
Marah dan bingung, Rasa Wulan meminta Syekh Maulana Maghribi untuk bertanggung jawab, dan akhirnya Syekh Maulana setuju untuk merawat bayi dalam kandungan Rasa Wulan.