news

5 Fakta Helikopter Jatuh di Bali Karena Terlilit Tali Layangan: Kronologi, Spesifikasi hingga Kondisi Penumpang

Sabtu, 20 Juli 2024 | 14:46 WIB
Kondisi helikopter terjatuh akibat terlilit benang layangan di Bali (Instagram/basarnas_bali)

SketsaNusantara.id - Media sosial belum lama ini dihebohkan dengan kabar helikopter jatuh di Bali pada hari Jumat, 19 Juli 2024.

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @memomedsos, kejadian ini menjadi tengah menjadi perbincangan terlebih penyebab jatuhnya Helikopter ini adalah karena terlilit benang layangan.

"Terkena tali layangan, helikopter terjatuh, Jumat 19 Juli 2024 di kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali," tulis akun Instagram @memomedsos.

Baca Juga: Masuki Minggu Ketiga, Coklit Kabupaten Pamekasan Capai Angka 98,6 Persen! Warga Belum Tercoklit Dihimbau Siapkan Dokumen Penunjang

Dalam video yang beredar tampak ada benang layangan yang melilit bagian baling-baling yang menjadi penyebab jatuhnya helikopter berwarna putih tersebut.

Video tersebut tersebar di media sosial hingga jadi viral. Tak sedikit pula warganet yang penasaran dengan kondisi penumpang, mengingat kondisi helikopter dalam keadaan terbalik dan rusak cukup parah.

Kejadian ini pun telah dikonfirmasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang sebelumnya menerima laporan kecelakaan helikopter di Pecatu, Bali.

Beberapa upaya telah dilakukan salah satunya mengirim tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nasional atau Basarnas Bali untuk menyelamatkan para penumpang helikopter hingga investigasi lanjutan.

Baca Juga: Biadab! Remaja Pelajar SMP Bangka Belitung Laporkan Jadi Korban Rudapaksa Justru Digarap Oknum Polisi, Berikut Kronologinya...

Dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram @basarnas_bali dan berbagai sumber lainnya, inilah 5 fakta terkait kecelakaan helikopter di Bali serta kondisi para penumpang.

1. Kronologi Kejadian

Basarnas Bali membeberkan kronologi bahwa helikopter awalnya take off dari GWK (Garuda Wisnu Kencana) untuk melakukan tour wisata, pada pukul 14:33 WITA.

Helikopter tersebut sempat mengudara setinggi 950 feet atau sekitar 289,56 meter. Namun, tak lama kemudian kecepatan helikopter berkurang dan ketinggian menurun secara bertahap hingga akhirnya terjatuh pada pukul 14:37 WITA.

Helikopter dikabarkan jatuh di kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali dan sempat membuat warga sekitar heboh hingga viral di media sosial.

Halaman:

Tags

Terkini