news

Rumah Khofifah Jadi Puncak Coklit, Ning Lia Sebut Ada Pesan Penting untuk Warga

Kamis, 18 Juli 2024 | 07:16 WIB
Coklit di rumah Khofifah, Ning Lia sebut ada pesan moral dari Gubernu Jawa Timur. (Dok. SketsaNusantara.id)

Khofifah berharap agar dukungan masyarakat pada proses Coklit bisa benar-benar diwujudkan demi kesuksesan Pilkada.

Baca Juga: Menyongsong Pilkada Serentak 2024, KPU Sampang Terjun Langsung Monitoring Coklit di Pondok Pesantren Miftahul Ulum At- Taufiq Robatal

Ia menghimbau kepada semua warga agar memudahkan tugas Pantarlih dengan memberikan data terbaru, terutama di kos-kosan atau warga tidak tetap.

“Kalau di rumah-rumah pribadi cenderung lebih mudah. Yang sedikit rumit yang di kos-kosan atau pendataan pada warga tidak tetap. Yang penting semua proses dilakukan terbuka, Insya Allah proses tashih data ini akan berjalan baik dan lancar,” lanjutnya.

Sementara itu, anggota DPD RI terpilih asal Jatim, Lia Istifhama menilai pernyataan Khofifah menunjukkan kepedulian yang tinggi sekaligus sebagai pesan moral yang sangat penting dalam proses politik.

Baca Juga: Layangkan 9 Surat Perbaikan, Bawaslu Kabupaten Blitar Beberkan Hasil Uji Petik Coklit

Perempuan cantik yang akrab dipanggil Ning Lia itu sudah dicoklit pada Rabu, 3 Juli lalu oleh Pantarlih yang merupakan Ketua PPS Jemurwonosari Nurul Huda didampini Ramadhani dan M. Wahzudi.

Menurutnya, pesan moral tersebut adalah pentingnya menghargai kinerja petugas Pantarlih.

“Beliau bukan hanya memberikan pesan edukasi pentingnya proses politik yang sesuai dengan tahapan atau mekanisme yang tepat, tapi juga pesan moral bahwa kinerja Petugas Pantarlih memang tidak mudah dan jerih payah mereka patut kita akui,” ujar Ning Lia.

Ada banyak kendala yang dihadapi Pantarlih apalagi saat door to door di lapangan.

Selain risiko ketiadaan warga saat didatangi Pantarlih, bisa jadi ada salah paham yang terjadi saat didatangi petugas.

“Karena door to door yang dilakukan Pantarlih, pasti sarat kendala di lapangan. Bukan hanya warga yang mungkin tidak di rumah, tapi mungkin saja ada warga yang salah paham dengan maksud kedatangan mereka sehingga mengalami sambutan tidak ramah. Ini sesuai yang diceritakan kawan Pantarlih di sebuah kawasan tertentu,” lanjutnya.

Ada harapan yang disampaikan oleh peraih suara tertinggi nasional kategori senator perempuan non petahana itu.

Ia berharap agar Pilkada serentak berlangsung secara ADEM, yakni Aman, Damai, dan Tentrem.

Meskipun ada perbedaan pilihan politik, jangan sampai terjadi konflik apalagi fanatisme sempit.

Halaman:

Tags

Terkini