“Terkait Pilkada serentak, semoga terlaksana ADEM, yaitu aman, damai tentrem. Perbedaan preferensi pilihan politik, itu wajar. Namun jangan jadi membenci peserta kontestasi politik hanya karena bukan jagonya. Begitupun, membenci teman atau keluarganya sendiri hanya karena beda memilih calon kepala daerah. Ini saya kira sangat tidak elok karena politik tidak perlu diprovokasi oknum tertentu untuk menjadi sebuah karakter chauvinisme atau fanatisme sempit,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Masuk Pekan Kedua Tahapan Coklit Data Pemilih Pilkada 2024, Bawaslu Tuban Temukan Kasus Dugaan Pemilih TMS
Bawaslu Surabaya Pastikan Keabsahan Data Pemilih, Maraton Uji Petik Coklit ke Sukolilo dan Wonokromo
Kisah Pantarlih di Kabupaten Bondowoso, Lewati Jalan Ekstrem hingga Rimbunnya Hutan Demi Validnya Data Coklit
Sasar Suku Tengger, Bawaslu Jatim Pantau Uji Petik Coklit di Wilayah Rawan Pelanggaran Administrasi
Hadapi Kendala di Lapangan saat Proses Coklit, PPK Binakal KPU Kabupaten Bondowoso Lakukan Evaluasi!