SketsaNusantara.id - Semangat Pantarlih Desa Kabuaran, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso menjalankan tugas belum padam di pekan keempat.
Terlihat dari dedikasi Pantarlih Desa Kabuaran yang mendatangi salah satu dusun terpencil yang berada di kaki Gunung Argopuro, yakni Kampung Jawa.
Ketua PPS Desa Kabuaran Abdul Majid mengatakan, demi mencapai Kampung Jawa, pihaknya bersama anggota PPS, Pantarlih, dan didampingi ketua juga anggota PPK Kecamatan Grujugan harus menerjang medan yang terjal dan menantang.
Baca Juga: 107 Guru Honorer Diberhentikan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta Berikan Solusi Agar Tetap Bekerja
"Setiap individu yang memenuhi syarat wajib terdata sebagai pemilih," tegas Agus Abdul Wahed, Ketua PPK Grujugan, mengingatkan para Pantarlih.
Dedikasi dan semangat pantang menyerah para Pantarlih ini mendapatkan apresiasi dari Agus.
"Saya sangat bangga dan terharu dengan perjuangan mereka. Dengan penuh semangat dan ikhlas, mereka melewati medan yang ekstrim untuk menjangkau warga di Kampung Jawa," ujarnya dikutip SketsaNusantara.id dari laman kab-bondowoso.kpu.go.id.
Di Kampung Jawa, terdapat 23 calon pemilih dari 9 Kepala Keluarga (KK) yang telah terdata.
"Saya harap pada 27 November 2024 mendatang, mereka dapat menggunakan hak pilihnya di TPS 4 Dusun Taman," ungkap Haplah, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) PPK Kecamatan Grujugan.
Meskipun harus melewati jalan yang curam dan terjal, para calon pemilih di Kampung Jawa tetap antusias untuk menggunakan hak pilihnya.
Semangat para Pantarlih dan partisipasi masyarakat ini menjadi kunci sukses penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.***