SketsaNusantara.id - KPU Kota Malang sukses menggelar Pileg dan Pilpres pada Februari lalu.
Kesuksesan ini tidak terlepas dari keterlibatan anggota Linmas yang mencapai 4.485 personel.
Hal senada juga akan dilakukan pada momen Pilkada 2024 mendatang, mengingat ada kemungkinan peningkatan dinamika politik dan sosial.
Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, akan ada penyesuaian penugasan Linmas dalam Pilkada 2024 mendatang.
Pasalnya, jumlah TPS dalam Pilkada 2024 nanti tidak sebanyak saat penyelenggaraan Pileg dan Pilpres lalu.
Nantinya saat penyelenggaraan Pilkada 2024, hanya akan ada 1.772 TPS, berbeda dengan Pileg dan Pilpres yang jumlahnya mencapai 2.440 TPS.
Selain itu, status kesehatan para anggota Linmas juga akan menjadi perhatian.
Wahyu menegaskan, bersama Kasatpol PP Kota Malang, pihaknya akan melihat kesiapan fisik juga usia anggota, riwayat penyakit, hingga mengatur jadwal tugas dengan lebih baik.
"Semoga permasalahan-permasalahan yang timbul kemarin bisa kita minimalisir. Termasuk agar tidak terjadi PSU (Pemungutan Suara Ulang) lagi. Semoga aman dan kondusif," ungkap Wahyu.
Baca Juga: Lakukan Uji Petik Coklit, Bawaslu Sidoarjo Pastikan Pengawasan Melekat di Tingkat Bawah
Sementara itu, Kasatpol PP Kota Malang, Heru Mulyono menerangkan, evaluasi akan dilakukan dalam mempersiapkan diri dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 pada bulan November mendatang.
“Kalau panjenengan memiliki kompetensi tersebut, bisa seperti rekan-rekan di Satpol PP, arahnya ke sana. Selain itu, akan dikenalkan tentang aplikasi Sinlimas (Sistem Informasi Manajemen Pelaporan Linmas). Jadi segala aktivitas atau kejadian yang ada dapat diinput dalam aplikasi tersebut, sehingga dapat diketahui dan dipantau juga oleh pemangku wilayah,” urainya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari laman malangkota.go.id.