Sehingga CSI menjadi bukti sah dan tak terbantahkan berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah yang dipercaya dengan menggabungkan dengan ilmu forensik.
Dimana ilmu forensik merupakan ilmu hukum pidana yang dibutuhkan selama rangkaian proses penyelidikan untuk suatu kepentingan kasus atau kejahatan.
Dalam pendekatan ini, setiap langkah investigasi dilakukan dengan ketelitian dan presisi yang tinggi untuk menghindari kontaminasi atau kerusakan bukti.
Terdapat beberapa tahapan utama dalam melakukan Saintifik Crime Investigation (CSI), yakni :
• Identifikasi Masalah: Menentukan permasalahan atau tindak kejahatan yang terjadi.
• Pengumpulan Bukti: Mengumpulkan bukti-bukti dari tempat kejadian perkara (TKP) secara sistematis dan menghindari kontaminasi.
• Analisis Bukti: Menganalisis bukti-bukti yang ditemukan menggunakan metode ilmiah dan teknologi forensik.
• Interpretasi Hasil: Menafsirkan hasil analisis dan menghubungkannya dengan fakta-fakta yang ada.
• Perumusan Kesimpulan: Membuat kesimpulan berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan dan dianalisis.
Pendekatan SCI ini membantu investigasi kejahatan menjadi lebih akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah
• Hasil investigasi dengan metode ini dapat menjadi bukti yang kuat di pengadilan dan membantu proses peradilan yang adil.***