SketsaNusantara.id - Operasi pada kaki yang dijalani oleh presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto memperoleh sorotan dari beberapa media asing.
Presiden terpilih untuk periode 2024 hingga 2029 Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa operasi tersebut diperlukan untuk menyembuhkan cedera kaki kirinya akibat kecelakaan terjun payung saat bertugas di TNI pada masa lalu.
Usai menjalani operasi kaki, Prabowo ungkap bahwa kini ia sudah siap menjalankan tugasnya sebgai kepala negara.
Seperti yang diungkapkan Prabowo Subianto pada awak media bahwa tindakan medis yang diambilnya mengandung resiko namun demi bangsa ia siap mengambil resiko itu.
"Saya sadar dan memahami bahwa tindakan medis yang saya jalani penuh dengan resiko bagi nyawa saya, saya jamin semua ini untuk Negara dan Bangsa,” Saya akan lebih siap lagi mengabdi pada negara dan masyarakat Indonesia,” ujar Prabowo seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV.
Pernyataan ini mendapat perhatian dari media asing, termasuk VOA News dan Associated Press dengan judul "Indonesia's president-elect recovering from leg surgery,"
Selain membahas operasi kaki Prabowo, media asing ini juga membahas tentang tuduhan pelanggaran HAM yang kerap disematkan padanya.
"The former general has courted controversy for past allegations of human rights abuses, accused by rights groups of a role in disappearing democracy activists at the end of dictator Suharto's rule in the late 1990s."
Media asing tersebut menyebut mantan jenderal tersebut (Prabowo) menimbulkan kontroversi atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di masa lalu, yang dituduh oleh kelompok hak asasi manusia berperan dalam hilangnya aktivis demokrasi pada akhir pemerintahan diktator Suharto di tahun 1990.
Dibahas pula bahwa tokoh populis yang berapi-api ini (Prabowo) meraih kemenangan mudah dalam pemilu berkat janjinya untuk melanjutkan agenda populer Jokowi yaitu pembangunan ekonomi yang kuat dan pilihannya terhadap putra sulung presiden, Gibran, sebagai wakil presiden.
Sedangkan South China Morning post menyoroti perihal kesehatan Prabowo dengan isu akan ada skenario diambil alihnya kepemimpinan Prabowo kepada Gibran.