news

Gus Fawait Kembali Terima Surat Tugas untuk Maju Pilkada 2024, DPD PAN Jember: Segera Menjalin Komunikasi dengan Partai Koalisi

Selasa, 2 Juli 2024 | 10:35 WIB
Bendahara DPD PAN Jember Nyoman Aribowo. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.)

SketsaNusantara.id - Muhammad Fawait secara resmi mendapatkan surat tugas dari Tim Pemilihan Kepala Daerah dari DPP PAN, untuk maju dalam Pilkada 2024.

Surat tugas yang turun tersebut ada beberapa hal penting yang harus dijalankan oleh Muhammad Fawait, sebelum surat rekomendasi turun.

Bendahara DPD PAN Jember, Nyoman Aribowo mengatakan, surat ini masih surat tugas dan belum menjadi rekomendasi, karena harus ada beberapa hal yang harus dijalani oleh pria yang akrab disapa Gus Fawait itu sebagai bakal calon bupati Jember.

Baca Juga: Wes Wayahe Mbenahi Jember, Sepanjang 7,8 Km Jalan Menuju Pantai Bandealit Mulai Digarap

"Ada beberapa tugas yang harus dijalani sebelum surat tugas itu berubah menjadi rekomendasi, salah satunya tugas yang harus dijalankan mencari partai koalisi, mencari wakil bupati dan melakukan konsolidasi," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa, 2 Juli 2024.

Dengan tugas yang diberikan kepada Gus Fawait ini menurut Nyoman, harus dilaksanakan sehingga rekomendasi akan segera turun dan termasuk juga DPD PAN memberikan informasi ke tingkat bawah terkait kabar ini.

"Kami juga diberikan tugas dari DPP untuk membantu melakukan konsolidasi termasuk menginformasikan ini, di tingkat bawah sampai ranting," imbuhnya.

Baca Juga: Ditagih Soal Janji Kampanye saat Tinjau Pembangunan Jembatan di Badean Jember, Begini Jawaban Bupati Hendy Siswanto

Selanjutnya, Nyoman menyampaikan untuk wakil bupatinya harus bisa mencari sosok yang bisa membantu pergerakan dari Gus Fawait nantinya jika terpilih.

"Wabupnya harus bisa mengimbangi dan tidak ada salahnya mencari yang enerjik serta muda, sehingga bisa berjalan dengan cepat untuk kemajuan Jember karena potensinya sangat besar sekali," tuturnya.

Baca Juga: Renovasi Alun-Alun Jember Terus Berjalan, Rahman Anda Jelaskan Kendala yang Dihadapi

Ia menambahkan, pemilihan Gus Fawait ini bukan tanpa alasan, sebab PAN melihat bahwa belum ada calon dari kader partai politik.

"Maka dari itu, jalannya roda pemerintahan sebelumnya ini sangat kurang kooperatif kepada partai, dan jika pemimpinnya dari Parpol maka akan mudah menjalin komunikasi," tutupnya.***

Tags

Terkini