Ia juga memperingatkan agar tak asal memilih seorang pemimpin.
"Makanya kalau ada pemimpin goblok jangan dipilih," imbuhnya.
Pria bernama lengkap Bima Yudho itu juga menyoroti lumpuhnya layanan pajak sehingga tak bisa diakses masyarakat.
"Terus kalau gabisa bayar pajak gimana? gabisa bayar? bagus gabisa bayar terus dianggap gak bayar kena denda,"
Ia kembali menyebut bahwa lagi-lagi kasus penyerangan Pusat Data Nasional ini merugikan masyarakat.
"Yang bikin perkara pemerintah, tapi rakyat kena dampaknya," tandasnya.***