Minggu, 19 Juli 2026

Makin Prihatin! Tiktoker Awbimax Kritik Keras Kinerja Pemerintah Indonesia, Singgung Soal Pajak hingga Kapasitas Pejabat

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 Juli 2024 | 17:15 WIB
Sosok Tiktoker Awbimax yang jadi sorotan karena kritiknya terhadap pemerintah Indonesia  (Instagram @awbimax)
Sosok Tiktoker Awbimax yang jadi sorotan karena kritiknya terhadap pemerintah Indonesia (Instagram @awbimax)

SketsaNusantara.id - Tiktoker Awbimax kembali mengkritik pemerintah Indonesia melalui video yang ia unggah ke akun sosmed miliknya.

Seperti dilansir dari akun Instagram pribadinya, Awbimax mengkritik soal serangan hacker ransomware terhadap Pusat Data Nasional (PDN) yang tengah ramai menjadi perhatian netizen.

Dalam unggahannya, Awbimax mengaku prihatin dengan keadaan Indonesia.

Baca Juga: Geger! Baru Dikubur, Makam Jenazah di Banyuwangi Dibongkar Orang Tidak Dikenal, Warga Ungkap Dugaan Motif

"Gua ngeliat berita di negara gua makin kasihan tau gak, makin ancur," ucapnya dilansir SketsaNusantara.id akun Instagram @awbimax.

Pria yang kini telah menetap di Australia ini mengkritik sejumlah pejabat Kominfo yang tak mampu menangani kasus yang terjadi ini.

"Makanya kalau goblok gausah jadi pejabat," katanya.

Awbimax juga menyinggung soal salah satu bank negara yang memblokir ribuan rekening untuk transaksi game online ilegal.

Ia menyebut bahwa data masyarakat Indonesia digunakan untuk game haram.

"Hayo loh, data lu dipake untuk game online ilegal tuh," ucapnya.

Secara tegas Awbimax menyebut bahwa kesalahan atas terjadinya serangan hacker ransomware terhadap Pusat Data Nasional adalah pemerintah.

Baca Juga: Profil Budi Arie Setiadi, Menteri Komunikasi dan Informatika yang Didesak Mundur Buntut Peretasan PDN

Namun lagi-lagi, yang dirugikan adalah rakyatnya.

"Yang salah siape? pejabatnya, yang kena rakyatnya,"

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @awbimax

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X