news

Viral! Beredar Video Ustad di Papua Dapat Kiriman Babi untuk Hewan Kurban, Bikin Salfok Netizen: Mungkin Pengirimnya Baru Mualaf

Kamis, 20 Juni 2024 | 07:56 WIB
Muslim di Papua kirim Babi dengan niatan untuk dijadikan hewan kurban (Instagram/interaktive_)

SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya video pengiriman hewan kurban yang menyita perhatian publik pada perayaan Idul Adha 2024.

Pasalnya, hewan kurban yang dikirim ternyata tidak sesuai dengan syariat islam dan bahkan terbilang haram untuk dikonsumsi.

Pada video yang diunggah akun Instagram @interaktive_, tampak seorang muslim di Papua mengirimkan seekor hewan ternak yang diniatkan untuk kurban di Hari Raya Idul Adha 1445 H.

Namun, semua warga terkejut ketika yang dikirim ke masjid ternyata adalah Babi lantaran hewan tersebut termasuk haram dikonsumsi oleh umat islam.

Baca Juga: Ajaibnya Daging Kurban 2024! 5 Keajaiban Daging Sapi dan Kambing Saat Idul Adha Bagi Kesehatan

"Untuk kurban haji ini, hewan ternak sendiri," kata salah seorang yang mengirim sendiri Babi miliknya ke masjid. Tampak Babi masih berada di atas bak truk terbuka.

Sontak warga lainnya pun sempat terkejut dan tertawa lantaran baru kali ini melihat ada warga muslim Papua yang mengirimkan babi untuk kurban.

"Beneran, baru tau ini lho kirim Babi untuk kurban, buat mas kawin saja ini, boleh ini sudah masuk," kata seorang yang merekam video.

Kejadian ini sontak menuai reaksi dari netizen dan ramai jadi perbincangan hangat hingga jadi viral di media sosial.

Baca Juga: Kocak, 8 Kompilasi Momen Idul Adha Core 2024 Ini Bikin Heboh di Medsos: Ada Sapi yang Didandani Hingga Ngumpet Sebelum Disembelih

"Mungkin itu orangnya masih mualaf? jadi belum paham, kasihan pak ustadnya kelihatan bingung mau menolak dikira gak terima padahal haram," komentar salah satu netizen.

Seperti diketahui, hewan yang bisa dijadikan kurban pada Hari Raya Idul Adha adalah hewan ternak yang umumnya adalah somba, sapi dan kambing.

Namun, karena mayoritas orang Papua adalah non-muslim dan sebelumnya beternak Babi, maka menurut mereka hewan ini bisa dijadikan untuk hewan kurban.

Dalam video yang beredar di media sosial, warga sekitar tidak lantas mengejek atau emosi, namun mereka bersama ustad di surau tersebut memberikan pemahaman, lantaran kurangnya pemahaman warga di Papua terkait hewan kurban dan hal-hal yang diharamkan dalam Islam.

Halaman:

Tags

Terkini