"Banyak sindikat berbahaya (di Pati). Entahlah bagaimana cara kerja aparat dan interl di sana, padahal udah terkenal buruk," tulis akun @wkurniawan.
"Om saya punya rental, dilacak ada mobilnya di daerah Pati, padahal beliau pensiunan Polisi, menantunya Kapolsek, tapi ga tembus juga. Kalo urusannya ke daerah situ, pilihannya cuma dua hilang mobil atau hilang nyawa," ungkap akun @bublebleh.
Pengakuan beberapa warganet pun menimbulkan spekulasi publik dan banyak menduga ada pihak lain yang berusaha melindungi oknum-oknum tak bertanggung jawab dalam melancarkan aksinya.
"Sedikit cerita, temanku suaminya polisi, dia nyari info sindikat penggelapan mobil ke mantan penadah. Usut punya usut udah tau banyak soal sindikat, sayangnya ga di follow up lagi setelah tau backingan di balik sindikat ini," ungkap akun @ajeng_hynara.
"Sudah banyak yang cerita walaupun lapor polisi masalahnya ga dilanjut, katanya malah lebih baik diikhlaskan karena backingan di belakangnya ga kaleng kaleng," imbuh akun @cupu_maniq.
Di sisi lain, ada warganet yang mendoakan agar kasus yang menimpa pemilik usaha jasa rental bisa terungkap dan kejadian serupa tak terulang kembali.
"Semoga dengan viralnya kasus pak BH, Allah bukakan jalan sehingga semua kejahatan, keburukan dan kebusukan di Pati semua bisa terungkap, ngeri kalo kejadian lagi, sudah banyak yang dirugikan," komentar akun @jala.sukma.
Ramainya komentar buruk soal Pati yang disebut-sebut sebagai "sarang maling" ini pun mendapat tanggapan dari Pj Bupati Bupati Henggar Budi Anggoro.
Henggar membantah soal tuduhan buruk di wilayahnya, namun ia pun tak menyangkal reputasi Pati menjadi buruk akibat terungkapnya kasus pengeroyokan yang beberapa kali terjadi di Sukolilo.
Pj Bupati Pati berharap kasus seperti ini tak terjadi lagi dan menghimbau warganya untuk tidak sembarangan main hakim sendiri dan menyelesaikan semua permasalahan dengan baik tanpa ada kekerasan.
Sebelumnya dikabarkan pemilik rental mobil asal Jakarta bernama Burhanis (BH) meninggal dunia dengan kondisi sangat mengenaskan akibat dikeroyok warga yang menuduhnya sebagai maling, padahal saat itu ia ingin mengambil mobilnya sendiri.