KAI Daop 1 Jakarta lantas berkoordinasi dengan Polsek Tanjung Priok untuk bisa segera mengamankan situasi sekitar rel karena telah meresahkan masyarakat dan juga mengancam keselamatan para penumpang.
Baca Juga: Susunan Komisaris & Direksi MIND ID Terbaru, Salah Satunya Ada Grace Natalie
Usai menerima laporan dari petugas KAI, petugas kepolisian bergegas langsung terjun ke lokasi kejadian hingga akhirnya berhasil menghentikan tawuran tersebut.
Tak lama kemudian, situasi berangsur kondusif dan akhirnya KRL bisa kembali melintas dengan normal.
Terkait kejadian ini, Pihak KAI commuter pun menyatakan bahwa tidak ada penumpang yang menjadi korban dalam peristiwa tawuran yang terjadi di Kampung Bahari Jakarta Utara dan dipastikan semua penumpang dalam kondisi selamat.
Postingan yang sempat mencuri perhatian publik tersebut juga mengundang beragam komentar dari netizen. Sejumlah warganet mengaku kesal dan menyayangkan terjadinya peristiwa tawuran tersebut, hingga menuai pro kontra di media sosial.
"Astaghfirullah, Ayo dong damai warga kampungku, jangan tawuran mulu, ciptakan suasana Tanjung Priok yang aman, damai dan bebas dari kekerasan," komentar akun @anton.cruise.
"Kok kesel ya dengernya, gara-gara mereka pada berantem massal malah jadi merugikan orang banyak, serba salah juga kalo masinis terabas langsung nabrak ntar disalahin, tapi kelakuan warga pada gak bisa tertib," komentar akun @marsaliim.
Baca Juga: Inspiratif! Video Aksi Heroik Anak-anak SD Membantu Mengangkut Beras dari Truk Viral di Media Sosial
"Kejadian tak terduga, kasian penumpang di dalem kereta apalagi anak-anak, bahaya kalo pas kena lemparan batu, semoga kejadian ini gak ada lagi, jadi pelajaran juga supaya bisa lebih menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna transportasi umum," komentar akun @shin_07898.***