Puncak kejayaan Fuad adalah ketika ia menduduki jabatan di lembaga finansial pemerintah sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia ke-19, sekaligus sebagai yang terakhir sepanjang rezim orde baru kepemimpinan mantan Presiden Soeharto (1998).
Dicuplik SketsaNusantara.id dalam buku berjudul Menjerat Gus Dur karya Virdika Rizky Utama, pada masa pemerintahan Gus Dur ada indikasi sangat kuat jika Fuad Bawazier adalah aktor di belakang layar yang ikut menggalang demo, menggelontorkan uang kepada unsur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), tokoh agama, serta membuat opini Gus Dur ngawur dan harus dilengserkan.
Sementara pada era Presiden Jokowi, Fuad Bawazier telah ambil langkah tepat bergabung dengan Partai Gerindra yang dibentuk Prabowo dan memiliki peran penting dalam kemenangan Prabowo sebagai Presiden terpilih Indonesia periode 2024-2029
Dimana Fuad Bawazier merupakan Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional atau TKN Prabowo-Gibran, sebab itu kini ia telah terpilih memegang jabatan penting di BUMN dan akan menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo.***