SketsaNusantara.id - Gibran Rakabuming Raka belum lama ini menjadi sorotan publik usai membagikan buku bergambar Jan Ethes ke anak-anak SD di Surabaya, Jawa Timur.
Walikota Solo sekaligus Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 2024 ini membagikan buku dengan sampul bergambar anaknya ke siswa-siswi SDN Margorejo VI Surabaya usai mengunjungi kediaman Khofifah Indar Parawansa dan ditemani Emil Dardak.
Dalam foto yang diunggah akun Instagram @sisiterang.official, tampak Gibran tak hanya membagikan buku tulis, tetapi juga memberikan susu gratis dan gantungan kunci kepada anak-anak.
Diketahui Gibran berkunjung ke SDN Margorejo Surabaya pada hari Kamis, 6 Juni 2024 usai bersilaturahmi ke kediaman Khofifah Indar Parawansa.
Kunjungan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut sebagai dukungan pencalonan kembali Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak menjadi Bakal Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur menjelang Pilkada Jawa Timur 2024.
Namun, yang tak kalah menarik perhatian publik adalah buku tulis dengan sampul bergambar Jan Ethes yang dibagikan Gibran di Surabaya.
Pembagian buku tulis tersebut mendapat kritikan dan sindiran dari berbagai pihak lantaran Gibran dinilai telah mulai "mempromosikan" Jan Ethes sejak dini yang menghisyaratkan anaknya bakal mewarisi "dinasti" setelahnya.
Buku bergambar Jan Ethes pun menuai kontroversi dan ramai menjadi perbincangan masyarakat hingga nama Jan Ethes jadi salah satu yang paling banyak muncul pada laman pencarian Google dan juga trending di Twitter.
Beberapa netizen bahkan menyebut soal "dinasti politik Jokowi" dan bahkan disindir Rocky Gerung karena ada pesan "perpanjangan dinasti".
"Apa tujuannya coba?? pemilu udah selesai, kelihatan ini dinasti politik Jokowi mulai berjalan, ponakan dan saudaranya mulai dapat jabatan tinggi di BUMN, sekarang ini udah mulai disiapin cucu-cucunya tinggal tunggu waktu aja," komentar akun Instagram @bb_ardhi93.
"Ada pesan yang hendak disampaikan kepada publik, dan itu by intention (dengan niatan) yaitu adanya perpanjangan dinasti. Terlihat pewarisan kekuasan yang betul-betul memakai cara modern, dalam bentuk meme, TikTok, sekarang cucunya diajukan dalam bentuk sampul buku," imbuh Rocky Gerung.